Langsung ke konten utama

RUMAH DURIAN

Setiap pulang kerja, sering banget lewat depan rumah makan khusus produk durian. Halaman yang luas dengan pagar berhias durian di perempatan jalan sangat eye-catching. Ya, waktu itu hanya sekedar penasaran, mikir pasti harga produknya mahal, durian getoohh. Hingga akhirnya, kemarin kesampaian menjambangi rumah makan durian tersebut. Wow...
Bangunan dalam terkesan biasa saja, tak ada yang istimewa. Ruangan dibagi menjadi dua part dan hanya dipisahkan oleh pintu kaca. Part 1, meja penuh durian langsung menggoda mata, lemari pendingin berisi pancake dan es krim durian lengkap dengan meja kursi untuk menikmati durian fresh berjajar rapi, mengajak pengunjung untuk segera duduk dan menikmati durian. Part 2, ruangan ber ac dan berjajar aneka menu makanan yang ternyata tak semuanya olahan durian, mpek-mpek, somay, mie ayam, sop iga begitu melengkapi sajian. Yang paling pokok di ruang part 2 adalah aneka pilihan olahan es serut termasuk es durian. So, buat yang hanya menemani pecinta durian makan ke sini, anda tetap bisa menikmati makan bersama dengan menu lain yang bukan olahan durian.


Dari gambar menu yang ada, hmm... 'es durian keren' cukup menggoda, menggoyang lidah, full durian dan es serut yang segar. Dari segi harga ternyata juga masih terjangkau, tak seperti yang dibayangkan, jelas tak perlu merogoh kantong terlalu dalam. Seporsi es durian keren dibandrol seharga Rp. 20,000, pancake durian Rp.12.000/pacs, es krim durian Rp. 22.000/cup, dah dijamin kenyang banget itu.
Akses ke sini pun sangat mudah, ada metromini 70, angkot 09A dan turun di perempatan durian kelapa dua. 
Wanna try ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STASIUN AWARD?

Ngomong-ngomong soal stasiun di Indonesia. Wara wiri naik alat transportasi kereta api membuat saya sedikit lebih jatuh hati pada kereta api dan uborampa inya. Tak salah jika terdapat beberapa stasiun yang cukup berkesan (bagi saya). Stasiun Award versi Nur kali yak...?#$%@!&? www.google.com Stasiun Gubeng di Surabaya, adalah stasiun yang sangat modern dan bersih, persis seperti bandara. Kesan tua dan jadulnya stasiun terpatahkan di sini. Stasiun Balapan Solo. Ini nih, stasiun yang penuh dengan kenangan, stasiun yang selalu bikin dag dig dug dueerrr. Bahagia saat kereta dari Jakarta tiba di Solo. Menginjakkan kembali kaki di kampung halaman itu sungguh kebahagiaan luar biasa. Stasiun Balapan Solo semakin ngangeni dengan kehadiran musisi-musisi keroncong lokal yang setia melantunkan lagu-lagu kenangan mengantarkan para perantau tak terkecuali lagunya Didi Kempot-Stasiun Balapan Solo. Stasiun Tugu Yogyakarta, lumayan modern dan bersih juga. Keluar dari stasiun hanya tingga...

KULINER NGANJUK

Nasi Pecel dan Iwak Peyek Beberapa hari di Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. Hari I  : Tidak sarapan di Nganjuk Hari II : Sarapan Apa kita? Nasi Pecel Hari III: Sarapan apa kita? Nasi Pecel Hari IV: Sarapan apa kita? Nasi Pecel Subhanallah, menu di Kertosono Nganjuk ini, nasi pecel teruusss. Rekomendasi banyak orang dan memang adanya  ya nasi pecel iwak peyek *kriukkk, krik...krik.... (*Sukses tu Trio Macan nyanyiin Iwak Peyek bentuk promosi kuliner khas Jawa Timur). Nasi Becek Khas Nganjuk Bersyukur ada kesempatan ke pusatnya Nganjuk dan bisa menikmati kuliner khas lainnya selain nasi pecel iwak peyek tentunya, namanya sedikit aneh, Nasi becek. (Becek... nggak ada ojek... *ngucapinnya pake logat Cinta Laura). Nasi becek - nasi, daging kambing dengan kuah santan persis seperti gulai, bedanya hanya ditambah dengan kecap, tauge dan irisan kol. Becek - becek gitu deh...

KULINER KHAS KAMPUNG KELING MEDAN

Laughter is brightest, where food is best -Irish Proverb- Jika berkunjung ke Medan Sumatera Utara, jangan lupa mampir ke kawasan Kuliner Pagaruy. Ada apa di sana? Kawasan Kuliner Pagaruy masih dalam wilayah kampung Keling, Perkampungan orang-orang India, sehingga kita bisa menemukan aneka makanan khas ber- curry . Warung-warung yang menjajakan aneka kuliner khas Timur berjajar panjang seolah menjadi pasar persaingan sempurna. Kami memesan Nasi Kebuli, Roti Jala, dan Roti Kerucut. Nasi Kebuli Nasi yang diolah dengan rempah-rempah, aroma wangi rempahnya begitu kuat. Aku tak begitu kuasa menelannya apalagi ditambah lauk kare daging yang berkuah kental dan berempah. Roti Jala Roti yang dimasak dengan cetakan jaring-jaring ini lebih bersahabat di lidahku. Diolah dengan tepung tawar dan berlauk kuah kare daging kambing, aku cukup menikmatinya.