Langsung ke konten utama

LABIRIN KEBUN RAYA BANUA


Kebun Raya Banua merupakan tempat pelestarian flora di Banjarbaru semacam Kebun Raya Bogor. Banyak ditemukan tanaman langka di area seluas 200 hektar ini. Sayang, masih jarang pengunjung Kebun Raya Banua kecuali saat ada event tertentu atau weekend
Spot andalan Kebun Raya Banua adalah Taman Labirin. Ada beberapa pintu masuk ke Kebun Raya Banua, sesuai dengan kondisi areanya yang luas banget. Tapi tidak semua pintu bisa digunakan sebagai jalur masuk pengunjung. Percobaan pertama salah pintu masuk, akhirnya putar balik. Pintu kedua oke kita bisa masuk tetapi masalah muncul di dalam, ada dua jalan bercabang tanpa penjaga yang membuat kita bingung harus lewat jalur mana, papan penunjuk jalan masuk pun hanya papan kecil bukan permanen dengan arah yang tidak jelas menujuk cabang yang mana. Kita masuk sesuai asumsi kita saja tentang penunjuk jalan tersebut. Mengelilingi Kebun tapi tetap tidak ditemukan tempat parkir.
Berhentilah kita di area Taman Labirin dan memarkir kendaraan tepat di sebelah gerbang masuk Taman Labirin. Masih asyik menikmati Kebun Raya Banua dari atas gardu pandang di tengah labirin tiba-tiba seorang petugas Kebun Raya Banua memanggil kami untuk secepatnya memindahkan kendaraan.
Kami akhirnya memutuskan meninggalkan Kebun Raya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KULINER KHAS KAMPUNG KELING MEDAN

Laughter is brightest, where food is best -Irish Proverb- Jika berkunjung ke Medan Sumatera Utara, jangan lupa mampir ke kawasan Kuliner Pagaruy. Ada apa di sana? Kawasan Kuliner Pagaruy masih dalam wilayah kampung Keling, Perkampungan orang-orang India, sehingga kita bisa menemukan aneka makanan khas ber- curry . Warung-warung yang menjajakan aneka kuliner khas Timur berjajar panjang seolah menjadi pasar persaingan sempurna. Kami memesan Nasi Kebuli, Roti Jala, dan Roti Kerucut. Nasi Kebuli Nasi yang diolah dengan rempah-rempah, aroma wangi rempahnya begitu kuat. Aku tak begitu kuasa menelannya apalagi ditambah lauk kare daging yang berkuah kental dan berempah. Roti Jala Roti yang dimasak dengan cetakan jaring-jaring ini lebih bersahabat di lidahku. Diolah dengan tepung tawar dan berlauk kuah kare daging kambing, aku cukup menikmatinya.

BUAH KHAS KALIMANTAN

Akhir tahun di Kalimantan sepertinya layak disebut sebagai musim semi. Bagaimana tidak musim semi? Saat kamu bisa menemukan aneka macam buah-buahan langka di segala penjuru kota yang tak pernah eksis sebelumnya apalagi untuk seorang perantau dari Jawa seperti saya. Pertama kali mulai takjub dengan pemandangan buah asing ini dimulai saat traveling di pasar terapung, buah kuning besar dengan kulit yang seperti ditaburi bedak dengan rasa yang sangat lembut seperti mentega, ya buah mentega. Dan petualangan saya berburu buah asing pun semakin menggila. 1. Kalang-kala Buah dengan bentuk menyerupai terong mini atau terong yang biasa untuk lalapan berwarna pink, cantik banget. Mengkonsumsinya pun tidak sembarangan langsung dimakan, dia harus direndam terlebih dahulu dengan air panas yang sudah dicampuri garam, diamkan beberapa saat dan buah bisa dinikmati, hmm... rasanya seperti sedang makan alpukat, nyam... 2. Buah Bundar Seperti namanya, buah bundar memiliki bentuk bulat se...

KALIMANTAN TENGAH: LAPANG PANDANG

Saya akan bercerita tentang apa yang saya temui sekaligus saya anggap sebagai sesuatu yang 'baru' selama di Kalimantan Tengah terutama perjalanan dari Palangkaraya menuju Barito Utara dan Barito Selatan. Dalam rangka tugas sosialisasi dan penilaian RS sebagai tempat internsip di Propinsi Kalimantan Tengah, personil dari pusat yang telah dibagi menjadi dua tim berangkat menuju Palangkaraya. Tim 1, melakukan sosialisasi di Kota Palangkaraya dan daerah sekitar seperti Kapuas Hulu dan Katingan. Tim 2, mendapat tugas sosialisasi di daerah yang sedikit lebih jauh, Barito Utara dan Barito Selatan yang ditempuh selama 5-6 jam perjalanan darat. 'Beruntung sekali' saya menjadi bagian dari Tim 2, fyuhhh...*lap keringat Denger-denger ni, ibukota negara kita tercintah ini mau dipindahin ke Kalimantan Tengah ya. Ehmm, bukan tanpa alasan soal wacana pemindahan tersebut, secara kita lihat saja kota Jakarta yang sudah padat penduduk macet dimana-mana, dibandingkan dengan Kalimantan T...