Langsung ke konten utama

BAMBOO RAFTING LOKSADO

Rafting adalah kegiatan susur sungai yang identik dengan perahu karet, pelampung, dayung, dan helm pelindung. Menyusuri sungai berbatu dan berarus kuat didampingi seorang pemandu rafting. Pernah pengalaman rafting sekali  di Jawa Barat dan cukup memacu adrenalin, sekali ini saja kataku, yang penting sudah pernah merasakan rafting.
Ternyata di Kalimantan Selatan ada bamboo rafting, seperti namanya bamboo rafting ini menyusuri sungai tidak menggunakan perahu karet melainkan bambu yang dirangkai sedemikian rupa sehingga menyerupai perahu karet rafting. Lokasi bamboo rafting adalah perjalanan 4 jam dari Kota BAnjarbaru, tepatnya di daerah Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Bamboo rafting memiliki ritme yang lebih slow jadi bisa sambil menikmati pemandangan di sekitar sungai yang disusuri. Sepanjang perjalanan mata ini dimanjakan dengan pemandangan indah dan bervariasi mulai dari pemandangan hutan bakau, pegunungan, rumah warga, dan indahnya sungai itu sendiri. 
MasyaAllah Tabarokallah, salah satu bucket list yang menjadi kenyataan, Ah indah banget...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KULINER KHAS KAMPUNG KELING MEDAN

Laughter is brightest, where food is best -Irish Proverb- Jika berkunjung ke Medan Sumatera Utara, jangan lupa mampir ke kawasan Kuliner Pagaruy. Ada apa di sana? Kawasan Kuliner Pagaruy masih dalam wilayah kampung Keling, Perkampungan orang-orang India, sehingga kita bisa menemukan aneka makanan khas ber- curry . Warung-warung yang menjajakan aneka kuliner khas Timur berjajar panjang seolah menjadi pasar persaingan sempurna. Kami memesan Nasi Kebuli, Roti Jala, dan Roti Kerucut. Nasi Kebuli Nasi yang diolah dengan rempah-rempah, aroma wangi rempahnya begitu kuat. Aku tak begitu kuasa menelannya apalagi ditambah lauk kare daging yang berkuah kental dan berempah. Roti Jala Roti yang dimasak dengan cetakan jaring-jaring ini lebih bersahabat di lidahku. Diolah dengan tepung tawar dan berlauk kuah kare daging kambing, aku cukup menikmatinya.

BUAH KHAS KALIMANTAN

Akhir tahun di Kalimantan sepertinya layak disebut sebagai musim semi. Bagaimana tidak musim semi? Saat kamu bisa menemukan aneka macam buah-buahan langka di segala penjuru kota yang tak pernah eksis sebelumnya apalagi untuk seorang perantau dari Jawa seperti saya. Pertama kali mulai takjub dengan pemandangan buah asing ini dimulai saat traveling di pasar terapung, buah kuning besar dengan kulit yang seperti ditaburi bedak dengan rasa yang sangat lembut seperti mentega, ya buah mentega. Dan petualangan saya berburu buah asing pun semakin menggila. 1. Kalang-kala Buah dengan bentuk menyerupai terong mini atau terong yang biasa untuk lalapan berwarna pink, cantik banget. Mengkonsumsinya pun tidak sembarangan langsung dimakan, dia harus direndam terlebih dahulu dengan air panas yang sudah dicampuri garam, diamkan beberapa saat dan buah bisa dinikmati, hmm... rasanya seperti sedang makan alpukat, nyam... 2. Buah Bundar Seperti namanya, buah bundar memiliki bentuk bulat se...

KALIMANTAN TENGAH: LAPANG PANDANG

Saya akan bercerita tentang apa yang saya temui sekaligus saya anggap sebagai sesuatu yang 'baru' selama di Kalimantan Tengah terutama perjalanan dari Palangkaraya menuju Barito Utara dan Barito Selatan. Dalam rangka tugas sosialisasi dan penilaian RS sebagai tempat internsip di Propinsi Kalimantan Tengah, personil dari pusat yang telah dibagi menjadi dua tim berangkat menuju Palangkaraya. Tim 1, melakukan sosialisasi di Kota Palangkaraya dan daerah sekitar seperti Kapuas Hulu dan Katingan. Tim 2, mendapat tugas sosialisasi di daerah yang sedikit lebih jauh, Barito Utara dan Barito Selatan yang ditempuh selama 5-6 jam perjalanan darat. 'Beruntung sekali' saya menjadi bagian dari Tim 2, fyuhhh...*lap keringat Denger-denger ni, ibukota negara kita tercintah ini mau dipindahin ke Kalimantan Tengah ya. Ehmm, bukan tanpa alasan soal wacana pemindahan tersebut, secara kita lihat saja kota Jakarta yang sudah padat penduduk macet dimana-mana, dibandingkan dengan Kalimantan T...