Langsung ke konten utama

DEPOK DAN MASJID KUBAH EMAS

Spesial edition, saat temen2 yang kuliah di Bandung nyempet2in datang ke Jakarta. Yup, hari ini kita mau jengukin salah satu kawan kuliah kebidanan di Solo dulu yang habis lahiran, baby boy... (bayangin aja, koordinasi lewat facebook! hmm...).
Tempat tinggal temen yang habis lahiran sih sedikit keluar dari Jakarta. Nah, pertanyaannya sekarang, nyasar lagi nggak? hehe, Alhamdulillah nggak, cuma agak salah belokan aja (gubrak, sama aja...). Haha, padahal dah naik taxi rame2. Meeting point di Pejaten Village (sekalian beli kado maksudnya), kalo ini saya nggak kesasar secara dikasih tahu sopirnya, hehe.
Kelar silaturahim di rumah adek bayi, sekalian aja pulangnya kita mampir Masjid Kubah Emas di Depok yang terkenal itu. Lumayan dekat kalau ini, cuma naik angkot bentar. Alhamdulillah, sempat sholat Maghrib di sana. Suasananya...tenang, bersih, luas, imam baca ayat dengan merdu, ada penjaga di depan pintu masuk masjid akhwat yang saya rasa masih jarang ada di Indonesia. Love it...
Macet, bikin temen2 yang dari Bandung panik takut ketinggalan travel. Akhirnya... ketinggalan juga deh, hadeuhhh. Tapi syukurlah masih banyak alternatif travel yang lain. Tancap Bandunggg... sayanya lanjut pulanggg Kebayoran. Dan, senyum merekah untuk akhir pekan ini... :D

See u next time kawan...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STASIUN AWARD?

Ngomong-ngomong soal stasiun di Indonesia. Wara wiri naik alat transportasi kereta api membuat saya sedikit lebih jatuh hati pada kereta api dan uborampa inya. Tak salah jika terdapat beberapa stasiun yang cukup berkesan (bagi saya). Stasiun Award versi Nur kali yak...?#$%@!&? www.google.com Stasiun Gubeng di Surabaya, adalah stasiun yang sangat modern dan bersih, persis seperti bandara. Kesan tua dan jadulnya stasiun terpatahkan di sini. Stasiun Balapan Solo. Ini nih, stasiun yang penuh dengan kenangan, stasiun yang selalu bikin dag dig dug dueerrr. Bahagia saat kereta dari Jakarta tiba di Solo. Menginjakkan kembali kaki di kampung halaman itu sungguh kebahagiaan luar biasa. Stasiun Balapan Solo semakin ngangeni dengan kehadiran musisi-musisi keroncong lokal yang setia melantunkan lagu-lagu kenangan mengantarkan para perantau tak terkecuali lagunya Didi Kempot-Stasiun Balapan Solo. Stasiun Tugu Yogyakarta, lumayan modern dan bersih juga. Keluar dari stasiun hanya tingga...

KULINER NGANJUK

Nasi Pecel dan Iwak Peyek Beberapa hari di Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. Hari I  : Tidak sarapan di Nganjuk Hari II : Sarapan Apa kita? Nasi Pecel Hari III: Sarapan apa kita? Nasi Pecel Hari IV: Sarapan apa kita? Nasi Pecel Subhanallah, menu di Kertosono Nganjuk ini, nasi pecel teruusss. Rekomendasi banyak orang dan memang adanya  ya nasi pecel iwak peyek *kriukkk, krik...krik.... (*Sukses tu Trio Macan nyanyiin Iwak Peyek bentuk promosi kuliner khas Jawa Timur). Nasi Becek Khas Nganjuk Bersyukur ada kesempatan ke pusatnya Nganjuk dan bisa menikmati kuliner khas lainnya selain nasi pecel iwak peyek tentunya, namanya sedikit aneh, Nasi becek. (Becek... nggak ada ojek... *ngucapinnya pake logat Cinta Laura). Nasi becek - nasi, daging kambing dengan kuah santan persis seperti gulai, bedanya hanya ditambah dengan kecap, tauge dan irisan kol. Becek - becek gitu deh...

KULINER KHAS KAMPUNG KELING MEDAN

Laughter is brightest, where food is best -Irish Proverb- Jika berkunjung ke Medan Sumatera Utara, jangan lupa mampir ke kawasan Kuliner Pagaruy. Ada apa di sana? Kawasan Kuliner Pagaruy masih dalam wilayah kampung Keling, Perkampungan orang-orang India, sehingga kita bisa menemukan aneka makanan khas ber- curry . Warung-warung yang menjajakan aneka kuliner khas Timur berjajar panjang seolah menjadi pasar persaingan sempurna. Kami memesan Nasi Kebuli, Roti Jala, dan Roti Kerucut. Nasi Kebuli Nasi yang diolah dengan rempah-rempah, aroma wangi rempahnya begitu kuat. Aku tak begitu kuasa menelannya apalagi ditambah lauk kare daging yang berkuah kental dan berempah. Roti Jala Roti yang dimasak dengan cetakan jaring-jaring ini lebih bersahabat di lidahku. Diolah dengan tepung tawar dan berlauk kuah kare daging kambing, aku cukup menikmatinya.