Langsung ke konten utama

HUTAN KOTA SRENGSENG

Bismillah,
Niatnya kita mau hunting obyek foto ni (kamera barunya sepupu), hingga tercetuslah ide untuk berburu di 'danau Srengseng' (sebutan awal kami sebelum tahu kalau ternyata sampai lokasi tertulisnya hutan kota srengseng).
*Btw, dari papan nama di samping ada kejanggalan dalam penyebutan instansi deh kayaknya, hehehe...nggak tau dink.*
Oke lanjut dulu...
Lagi-lagi, saya kesasar terlebih dulu (hobi kesasar ni keknya, hadeh!), tapi yang penting kan akhirnya ketemu juga (selalu mempraktekkan pepatah, malu bertanya sesat di jalan, hehe), hasil bertanya pun akhirnya ketemu juga kan...
Hmm, lumayan 'wow' melihat masih tersisa ruang hijau di Jakarta yang notabene telah dipenuhi dengan gedung-gedung pencakar langit. Hutan kota Srengseng, lumayan lebih luas dibandingkan taman-taman kota di Jakarta (ya iyalah, hutan dibandingin ama taman). Lokasinya yang sedikit masuk dan tidak di pinggir jalan raya utama membuatnya lebih bersahabat. Awal masuk langsung disuguhi pohon2 aneka ukuran yang 'mulai' mengering karena kemarau dan kolam yang airnya tak lagi bening (tapi masih tetep adem kok suasananya, yakin deh!). Pantas saja tempat ini sering disebut danau Srengseng ya, secara di dalam hutan kota ada kolam itu, yang ukurannya lumayanlah di atas ukuran kolam ikan di pemancingan2. 
Hutan kota Srengseng cocok banget untuk olahraga ringan, jogging pagi-sore hari atau sekedar menikmati senja sambil foto-foto *Lhoh...
Lihat yang hijau2 di Jakarta dan jauh dari ritme kesibukan ibukota ituuuu kayak nemuin mata air di gurun pasir yang kering...*sedikit lebay.

#Jakarta Go Green#

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STASIUN AWARD?

Ngomong-ngomong soal stasiun di Indonesia. Wara wiri naik alat transportasi kereta api membuat saya sedikit lebih jatuh hati pada kereta api dan uborampa inya. Tak salah jika terdapat beberapa stasiun yang cukup berkesan (bagi saya). Stasiun Award versi Nur kali yak...?#$%@!&? www.google.com Stasiun Gubeng di Surabaya, adalah stasiun yang sangat modern dan bersih, persis seperti bandara. Kesan tua dan jadulnya stasiun terpatahkan di sini. Stasiun Balapan Solo. Ini nih, stasiun yang penuh dengan kenangan, stasiun yang selalu bikin dag dig dug dueerrr. Bahagia saat kereta dari Jakarta tiba di Solo. Menginjakkan kembali kaki di kampung halaman itu sungguh kebahagiaan luar biasa. Stasiun Balapan Solo semakin ngangeni dengan kehadiran musisi-musisi keroncong lokal yang setia melantunkan lagu-lagu kenangan mengantarkan para perantau tak terkecuali lagunya Didi Kempot-Stasiun Balapan Solo. Stasiun Tugu Yogyakarta, lumayan modern dan bersih juga. Keluar dari stasiun hanya tingga...

KULINER NGANJUK

Nasi Pecel dan Iwak Peyek Beberapa hari di Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. Hari I  : Tidak sarapan di Nganjuk Hari II : Sarapan Apa kita? Nasi Pecel Hari III: Sarapan apa kita? Nasi Pecel Hari IV: Sarapan apa kita? Nasi Pecel Subhanallah, menu di Kertosono Nganjuk ini, nasi pecel teruusss. Rekomendasi banyak orang dan memang adanya  ya nasi pecel iwak peyek *kriukkk, krik...krik.... (*Sukses tu Trio Macan nyanyiin Iwak Peyek bentuk promosi kuliner khas Jawa Timur). Nasi Becek Khas Nganjuk Bersyukur ada kesempatan ke pusatnya Nganjuk dan bisa menikmati kuliner khas lainnya selain nasi pecel iwak peyek tentunya, namanya sedikit aneh, Nasi becek. (Becek... nggak ada ojek... *ngucapinnya pake logat Cinta Laura). Nasi becek - nasi, daging kambing dengan kuah santan persis seperti gulai, bedanya hanya ditambah dengan kecap, tauge dan irisan kol. Becek - becek gitu deh...

KULINER KHAS KAMPUNG KELING MEDAN

Laughter is brightest, where food is best -Irish Proverb- Jika berkunjung ke Medan Sumatera Utara, jangan lupa mampir ke kawasan Kuliner Pagaruy. Ada apa di sana? Kawasan Kuliner Pagaruy masih dalam wilayah kampung Keling, Perkampungan orang-orang India, sehingga kita bisa menemukan aneka makanan khas ber- curry . Warung-warung yang menjajakan aneka kuliner khas Timur berjajar panjang seolah menjadi pasar persaingan sempurna. Kami memesan Nasi Kebuli, Roti Jala, dan Roti Kerucut. Nasi Kebuli Nasi yang diolah dengan rempah-rempah, aroma wangi rempahnya begitu kuat. Aku tak begitu kuasa menelannya apalagi ditambah lauk kare daging yang berkuah kental dan berempah. Roti Jala Roti yang dimasak dengan cetakan jaring-jaring ini lebih bersahabat di lidahku. Diolah dengan tepung tawar dan berlauk kuah kare daging kambing, aku cukup menikmatinya.